BNN Lakukan Tes Urin 61 PNS di Kecamatan Coblong

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung telah melakukan tes urin kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Hal ini dilakukan mengingat adanya video Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Bandung yang berkelakuan seperti orang mabuk dan diduga mengkonsumsi narkoba. Anggota BNN Kota Bandung, Alfahari Pradana menyebutkan, dari 61 ASN yang diperiksa, hasilnya tidak ditemukan positif narkoba.

“Dari 61 orang ASN di kecamatan Coblong yang diperiksa tes narkotika dan hasilnya tidak ditemukan pegawai positif narkoba,” ungkap Alfahari, dilansir laman PRFM pada Jumat (16/9/2016).

Alfahri menyampaikan jika pemeriksaan berupa tes urin dilakukan di semua lingkungan pemerintahan Kota Bandung. Setelah bekerjasama dengan BKD Kota Bandung, dari 1.500 di kota Bandung yang dicek ada beberapa yang menggunakan narkotika namun kebanyakan konsumsi obat dokter karena sakit.

“Dari 1.500 ASN di Kota Bandung, ada beberapa yang menggunakan narkoba namun kebanyakan yang mengonsumsi obat karena sakit. Mereka yang mengonsumsi obat (resep dokter) memang akan teridentifikasi positif. Sebelumnya mereka yang ditest mengisikan kolom keterangan sakit tentunya dengan keterangan dokter,” lanjutnya.

Ia menuturkan, beberapa PNS yang menggunakan narkotika disebabkan karena beragam faktor yang mempengaruhi sehingga lari kepada narkoba.

“Adanya PNS atau ASN yang menggunakan narkotika karena masalah pekerjaan, karena masalah keluarga dan tidak ada nya kesadaran dari mereka,” tambahnya.

BKD dan BNN Kota Bandung telah gencar melakukan penyuluhan kepada intansi atau SKPD dilingkungan pemerintahan Kota Bandung untuk memberikan pengetahuan mengenai narkoba, bahaya serta sanksi pidana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sekitar 250 Ribu Biopori di Bandung Belum Diketahui Kondisinya

Sen Jul 15 , 2019
Gerakan sejuta biopori yang telah diluncurkan 2014 yang lalu oleh Pemkot Bandung dinilai oleh sejumlah pihak jalan ditempat. Menanggapi mengenai persoalan tersebut, Kepala Sub Bidang Program evaluasi dan Pelaporan, BPLH Kota Bandung Sofyan Hernadi menyebutkan saat ini ada 250 ribu lebih biopori namun tidak diketahui seperti apa kondisinya, mengingat gerakan […]
%d blogger menyukai ini: