Sekitar 250 Ribu Biopori di Bandung Belum Diketahui Kondisinya

Gerakan sejuta biopori yang telah diluncurkan 2014 yang lalu oleh Pemkot Bandung dinilai oleh sejumlah pihak jalan ditempat. Menanggapi mengenai persoalan tersebut, Kepala Sub Bidang Program evaluasi dan Pelaporan, BPLH Kota Bandung Sofyan Hernadi menyebutkan saat ini ada 250 ribu lebih biopori namun tidak diketahui seperti apa kondisinya, mengingat gerakan biopori ada dimasing- masing wilayah.

Sofyan menyampaikan pihaknya hanya menerima data rekapan saja.

“Secara jumlah program ini kan berkolaborasi dengan komunitas, berdasarkan catatan BPLH ada 250 ribu lebih biopori, karena itu semua gerakannya secara massive dilakukan oeh masyarakat jadi kita menerima rekap data saja, Kodisinya sendiri karena itu juga gerakannnya di masing masing wiayah, kita juga belum lakukan pengcekan ke lapangan,” ungkap Sofyan, dilansir laman PRFM, pada Jumat (16/09/2016).

Ia pun menilai dengan adanya anggapan gerakan biopori jalan ditempat, memang saat ini gaung dimasyarakat kurang, karena dahulu pihaknya secara massive menggaungkan sosialisasi di masyarakat.

Sofyan menyebutkan, sebenarnya pembuatan lubang biopori bukan untuk resapan air. Namun, untuk mengubah sampah menjadi pupuk.

“Kalau urusan bisa menjadi resapan air, itu karena ada lubangnya. Jadi bisa meresap,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kemarau, Pasokan Air PDAM Digilir

Sel Jul 16 , 2019
Beberapa warga Kota Bandung kini mulai mengalami kesulitan air PDAM. Di Kelurahan Babakan Asih, Kecamatan Bojongloa Kaler, beberapa warga terkena giliran distribusi air dari PDAM Tirtawening Kota Bandung. “Biasanya air ngalir dua hari sekali. Kadang kalau dari pagi ditunggu, keluarnya sedikit. Kadang sebentar ada, terus mati lagi. Setelah sore baru […]
%d blogger menyukai ini: