Rekayasa Uji Coba Sukajadi-Setiabudi Permanen, Organda Minta Penataan Angkot

Organda Kota Bandung telah meminta penataan jalur angkutan kota (angkot) pasca penerapan secara permanen rekayasa lalu lintas kawasan Jalan Sukajadi, Cipaganti dan Setiabudi. Pasalnya di jalur tersebut terdapat 11 rute angkot termasuk Damri yang saling bersinggungan.

Ketua Organda Bandung Neneng Djuraidah menyebutkan di kawasan tersebut kurang lebih ada 11 rute angkutan kota. Mulai dari angkot rute Abdul Muis-Ledeng, Cicaheum-Ledeng, Cicaheum-Ciroyom, Margahayu Raya-Ledeng dan Kebon Kalapa Sukajadi.

Tak hanya itu, ada juga rute angkot Cibaduyut-Karang Setra, Stasiun Hall-Ciumbuleuit (lurus), Stasiun Hall-Ciumbuleuit (belok) dan Ciroyom-Sarijadi. Selain itu ada Damri rute Leuwipanjang-Ledeng.

Sejumlah rute angkot, kata Neneng, terkena dampak rekayasa lalu lintas yang dilakukan. Untuk itu pihaknya meminta agar Pemkot Bandung menata kembali rute yang ada supaya tidak terjadi penumpukan.

“Kami minta jangan sampai bersinggungan yang tadinya jalur-jalur itu sudah ada SK (surat keputusan) sekarang penumpukan di satu jalur. Nah itu mohon ditertibkan kembali,” ucap Neneng usai rapat evaluasi rekayasa jalur di Hotel Grandia, Kota Bandung, Kamis (18/7/2019).

Namun, pihaknya pun mendukung penerapan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut. Pihaknya juga akan kembali mensosialisasikan hal ini kepada para pengemudi angkot.

“Ke depannya supaya Kobanter, Kopamas, Kobutri (sebagai koperasi di bawah Organda) itu mensosialisasikan sampai ke bawah,” ujarnya.

Kepala Dishub Kota Bandung Ricky Gustiadi mengaku siap untuk keinginan Organda. Pihaknya akan segera menyiapkan rerouting agar keberadaan angkot tetap bisa beroperasi dengan cukup baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gempa Kuat Sesar Lembang terus Mengintai Bandung

Sab Jul 20 , 2019
Teti Hadiyati cukup antusias saat memandu belasan orang warga Desa Lembang, Kabupaten Bandung, menyanyikan lagu. Syair lagu itu terdengar, “Satu-satu, awas ada gempa. Dua-dua, lindungi kepala…” “… Tiga-tiga, menuju titik kumpul. Satu, dua, tiga, selamat semuanya…” . Teti ialah satu dari dua perempuan anggota relawan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) […]
%d blogger menyukai ini: