Hemolife-BPJS MoU Berikan Pelayanan Pasien Cuci Darah di Bandung

BPJS Kesehatan telah memperluas pelayanan untuk hemodialisis (cuci darah penderita gagal ginjal) khususnya di wilayah Bandung Raya. Salah satunya yakni dengan menggandeng klinik khusus menangani pasien cuci darah.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung M Cucu Zakaria jumlah penderita gagal ginjal bertambah sekitar 18 ribu setiap tahunnya. Selain biaya cuci darah yang mahal, fasilitas untuk melayani penyakit tersebut juga sangat terbatas.

Meskipun mahal, ia memastikan penyakit hemodialisis ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Pelayanan yang diberikan dan mekanismenya dipastikan sama dengan pasien jalur mandiri.

Pihaknya kini fokus dalam memperluas pelayanan untuk penyakit hemodialisis agar merata, tak hanya di kota saja. Sehingga, pihaknya menjalin kerja sama dengan Hemolife Klinik Hemodialisa di wilayah Bandung Timur. Kerja sama mengenai pelayanan hemodialisis ini merupakan yang kedua di wilayah Bandung Raya.

“Tujuan kita agar semakin banyak pelayanan kesehatan yang bisa diberikan,” ucap Cucu.

Dirut Hemolife Klinik Hemodialisa, Suriyanto, menyatakan siap melayani penderita hemodialisis. Saat ini, kliniknya memiliki lima mesin pencuci darah yang siap digunakan setiap hari.

Dengan jumlah tersebut, dalam setiap pekan diprediksi mampu melayani hingga 15 pasien. “Kita siap melayani dua shift, sesuai permintaan, jadi sekitar 30 pasien per minggu,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gempa M 5,4 Terjadi di Barat Laut Papua Barat

Kam Agu 1 , 2019
Gempa Magnitudo 5,4 sempat terjadi di Papua Barat. Pusat gempa berada di 71 km arah barat laut dari Pegunungan Arfak, Papua Barat. BMKG pun menginformasikan bahwa gempa terjadi pada pukul 01.35 WIB, Kamis (1/8/2019). Gempa tak berpotensi menimbulkan tsunami. “Tidak berpotensi tsunami,” tulis akun Twitter resmi BMKG. Titik koordinat gempa […]
%d blogger menyukai ini: