Bahaya Daging Kurban Dibungkus Kresek Warna Hitam

Imbauan mengenai larangan menggunakan tas keresek atau plastik warna hitam untuk pembungkus daging kurban perlu disosialisasikan kembali. Pasalnya daging mentah yang dibungkus dengan plastik dikhawatirkan terkontaminasi dengan zat kimia yang dapat membahayakan kesehatan.

“Ganti tas palstik dengan besek atau daun, bisa juga besek yang diberi alas daun. Mirip ‘berkat’ setelah hajatan,” ujar Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis Otong Bustomi, usai mengikuti kegiatan Bursa Inovasi Desa Zona 3 di Gedung Dakwah Cikoneng, Kamis 1 Agustus 2019.

Dia menyebutkan, bahwa daging mentah yang dibungkus dalam kantong plastik hitam akan memicu terjadinya reaksi, daging tercemar oleh zat kimia yang berbahaya untuk kesehatan. Terlebih lagi kantong plastik atau tas keresek berwarna, misalnya hitam atau merah, umumnya dibuat dari hasil daur ulang.

Meski begitu pembungkus tersebut sudah dicuci dengan bersih, namun hal tersebut tidak menghilangkan kandungan berbahaya yang terdapat dalam plastik itu. Sudah waktunya digalakkan pemakaian pembungkus ramah lingkungan seperti besek atau daun.

“Penggantian wadah dagung kurban tersbeut juga dapat memacu semakin banyak masyarakat menanam pohon pisang. Kegiatan ini kan juga rutin setiap tahun, sehingga persiapan dapat dilakukan sejak awal. Pemakaian tas keresek , sebenarnya karena alasan praktis saja,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pengelola Rencanakan Hujan Buatan di Waduk Jatiluhur

Jum Agu 2 , 2019
Perum Jasa Tirta II dan para pemangku kebijakan rencananya akan melakukan modifikasi cuaca guna memicu adanya buatan. Hal tersebut dilakukan apabila musim kemarau masih berlangsung hingga September-Oktober 2019. Upaya tersebut dinilai cukup penting lantaran untuk menghentikan penyusutan muka air Waduk Jatiluhur. Kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp 4,5 miliar. “Angkanya belum […]
%d blogger menyukai ini: