Bahayakah Bagi Janin, Ibu Hamil Panik Saat Gempa?

Gempa berkekuatan 7,4 SR yang berpusat di Sumur, Banten pada Jumat (2/9/2019) tentu membuat panik warga. Ibu hamil juga bisa saja mengalami kepanikan ekstra, karena khawatir akan berdampak pada kandungannya.

Kondisi psikologis ibu hamil dapat berpengaruh langsung kepada janinnya. Jika si ibu mengalami stres atau kecemasan berlebih maka bayi mereka bisa ikut merasakannya. Hal tersebut dikhawatirkan akan membahayakan kondisi bayi dalam kandungan mereka.

Ahli kandungan, Prof Dr dr Budi Iman Santoso, SpOG(K), menyebutkan bahwa hal tersebut tak perlu dicemaskan. Panik sesaat ketika gempa tak akan berpengaruh pada janin.

“Yang bahaya itu panik berbulan bulan yang kronis. Kalau panik sesaat enggak berpengaruh ke bayinya, itu mitos,” ucapnya dilansir laman detikHealth , Sabtu (3/8/2019).

Kepanikan dan juga rasa cemas berlebihan dalam jangka waktu lama akan berbahaya. Karena dapat menambah tingkat stres pada ibu hamil dan membahayakan kandungan mereka. Dokter Budi juga menyarankan agar ibu hamil harus bisa menghindari stres.

“Pertama, dia harus menikmati hasil konsepsinya (pembuahan), bahwa kehamilan ini adalah anugerah. Kedua, bangun komunikasi yang baik dengan suami. Ketiga, keluarga harus berikan dukungan baik secara psikis dan finansial,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gangguan Transmisi Ungaran-Pemalang, Aliran Listrik di Jabodetabek dan Jawa Barat Padam

Sen Agu 5 , 2019
PLN menyatakan padaman terjadi di wilayah Jabodetabek dan sejumlah wilayah lain di Jawa Barat disebabkan oleh gangguan transmisi Ungaran-Pemalang 500kV. “Kami mohon maaf sebesar-besarnya untuk pemadaman yang terjadi, saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil dilakukan penyalaan”Executive Vice President Corporate Communication & CSR […]
%d blogger menyukai ini: