568 Warga Binaan Lapas Cianjur Mendapat Remisi

Kurang lebih sekitar 568 warga binaan Lapas Kelas II B Cianjur mendapatkan remisi umum HUT ke-74 Republik Indonesia. Sepuluh orang diantaranya bebas langsung.

“Sesuai dengan aturan, semua warga binaan yang sudah memenuhi syarat diusulkan untuk dapat remisi. Dari 568 itu, masih ada 100 orang yang menunggu surat keputusannya,” ucap Kepala Lapas Kelas II B Cianjur, Gumilar Budirahayu, Sabtu, 17 Agustus 2019.

Menurutnya, penerima remisi umum (RU) terdiri dari RU 1 bulan sebanyak 44 orang, RU 2 bulan sebanyak 131 orang, RU 3 bulan sebanyak 168 orang, RU 4 bulan sebanyak 162 orang, RU 5 bulan sebanyak 45 orang, RU 6 bulan sebanyak 10 orang, dan RU II sebanyak 10 orang. Menurut dia, dari jumlah yang diusulkan, hampir 80 persen warga binaan disetujui mendapatkan remisi.

Adanya remisi menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga binaan yang menunjukan perubahan perilaku menuju ke arah lebih baik. Ia menilai, jika remisi akan menjadi kebanggan bagi warga binaan karena mereka merasa diakui oleh negara.

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman menyebutkan, warga binaan yang mendapat remisi hingga bebas langsung diharapkan dapat terus mengembangkan diri. Terutama untuk terus berkembang meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Warga binaan ini sebenarnya potensial, tapi seringkali menjadi sumber daya manusia yang terabaikan. Padahal, kelebihan kapasitas lapas mengindikasikan kalau banyak orang berpotensi di sini,” ungkap Herman.

Ia juga menilai, warga binaan harus terus dibekali keterampilan. Seperti melalui industri kreatif, agar para warga binaan semakin terampil dan bisa bersaing di dunia luar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

HUT RI Ke-74 Lewat Lakon Sumpah Pejuang

Sen Agu 19 , 2019
Sebenarnya banyak cara yang bisa kita lakukan untuk merayakan HUT RI ke-74. Salah satunya melalui lakon yang menceritakan kisah perjuangan para pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Galeri Indonesia Kaya bersama Kelompok Sandiwara Miss Tjitjih dan Yuki Kato menghadirkan lakon bertema partiotik dengan judul Sumpah Pejuang. Dengan waktu durasi 60 menit […]
%d blogger menyukai ini: