Desa Cibeureum Kabupaten Bandung Berprestasi dengan e-Pantes

Terletak tak jauh dari Situ Cisanti di hulu Sungai Citarum, Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari yang masih terbilang salah satu desa yang jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Bandung. Waktu tempuh dari Kecamatan Soreang paling cepat sekira 90 menit dalam kondisi lalu lintas normal.

Meskipun begitu, kondisi tersebut tak menjadi halangan bagi masyarakat di Desa Cibeureum untuk melek perkembangan teknologi. Hal ini ditegaskan Kepala Desa Cibeureum Efi Nur Taufik.

Menurutnya, akses terhadap teknologi di desanya terus meningkat dari tahun ke tahun. Telefon pintar saat ini telah menjadi gawai yang dimiliki hampir seluruh masyarakat di.

Dengan adanya kemudahan tersebut, Efi terinspirasi memanfaatkan teknologi dalam menggenjot minat baca masyarakat yang sebelumnya masih terbilang rendah.

“Sejak beberapa tahun terakhir, kami mengamati minat baca buku terus menurun. Masyarakat lebih memilih bermain gawai,” ucapnya, Senin 2 September 2019.

Tahun 2017, Efi menemukan jalan untuk mewujudkan ide tersebut saat desanya kedatangan para siswa SMAN 4 Kota Bandung yang melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

“Mereka kebetulan memperkenalkan aplikasi yang bisa membuat masyarakat membaca buku di mana saja dan kapan saja,” tambahnya.

Melalui anggaran desa 2018, Efi tak ragu mengadopsi aplikasi tersebut dan mewujudkan perpustakaan digital Desa Cibeureum dengan nama e-Pantes. Lewat aplikasi tersebut, masyarakat bisa membaca buku digital dengan berbagai tema.

Aplikasi e-Pantes, ujar Efi, saat inu sudah bisa diunduh tanpa berbayar di Google Playstore. “Konsekuensinya memang sekarang jumlah pengunjung perpustaan di desa semakin berkurang, tetapi yang penting minat baca masyarakat meningkat tajam,” jelas Efi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pabrik Konvensi di Garut Kebakaran

Sel Sep 3 , 2019
Sebuah pabrik konveksi di Pamengpeuk, Garut, hangus terbakar. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Api padam setelah pemadam api berusaha memandamkan kobaran api. Kebakaran tersebut berlangsung Senin (2/9) tengah malam di sebuah pabrik konveksi rumahan milik seorang warga bernama Atang yang terletak di Kampung Cigodeg, Desa Panas, Pameungpeuk, […]
%d blogger menyukai ini: