Inilah Perbedaan Kokoa dan Kakao

Pernahkah Anda memperhatikan beberapa produk yang tertara mengandung kakao, sementara yang lain mengandung kokoa. Kakao diperkirakan pertama kali digunakan oleh peradaban Maya di Amerika Tengah.

Nah, kokoa dan kakao berasal dari tempat yang sama, cara pengolahannya lah yang memberi perbedaan. Yang membedakan adalah memberi efek berbeda pada manfaat gizi masing-masing. Bubuk kakao dibuat dengan menghancurkan biji kakao dan menghilangkan lemak atau mentega kakao.

Cokelat kaya akan polifenol, memiliki manfaat kesehatan yang signifikan, termasuk mengurangi peradangan dan meningkatkan kadar kolesterol. Banyak yang tak bisa membedakan penyebutan antara kakao dan kokoa. Padahal keduanya merupakan bentuk yang berbeda.

Pembuat produk-produk biji kakao mentah sering menggunakan kata kakao daripada kokoa, yang mungkin menyiratkan bahwa mereka lebih merupakan produk alami. Kakao lebih merujuk pada bahan cokelat sebelum difermentasi. Sedangkan kokoa merujuk pada penyebutan cokelat yang telah melalui proses fermentasi.

Kakao ialah biji cokelat mentah dan bentuk cokelat paling murni yang tersedia di pasaran karena paling sedikit diproses dibandingkan dengan cokelat batangan atau bubuk kakao. Kakao dikenal memiliki antioksidan dalam jumlah tertinggi, yang bermanfaat untuk kulit dan jantung serta pertahanan tubuh terhadap kanker tertentu.

Sedangkan kokoa biasanya hadir dalam bentuk bubuk, dan biasanya dipanaskan sebelum pembuatan. Kokoa biasanya disebut sebagai versi kakao kualitas lebih rendah, namun, kokoa ini masih sarat dengan manfaat dan biasanya harganya pun terbilang lebih murah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Alasan Pakai Baju Baru Harus Dicuci Terlebih Dahulu

Rab Sep 11 , 2019
Memiliki baju baru membuat setiap orang tak sabar untuk memakainya. Ada juga orang yang langsung memakai baju baru tanpa dicuci terlebih dahulu. Hal teraebut dilakukan karena mungkin saja terpikir bahwa baju yang baru dari toko masih bersih, sehingga tidak perlu dicuci. Padahal, hal tersebut tidak menjamin kebersihannya bahkan jika dijual […]
%d blogger menyukai ini: