Rekor Dunia, Kain Sepanjang 446,6 Meter dengan 407 Motif Batik

Yayasan Batik Jawa Barat tengah menggelar Pameran Batik Jawa Barat bertajuk “Batik Pesan Bergambar untuk Kehidupan” dalam rangka Hari Batik Nasional. Dalam pameran tersebut, ada pengetahuan masyarakat mengenai kain batik masyarakat masih minim sehingga belum memahami jenis kain batik.

“Sudah satu dekade (10 tahun) batik Indonesia diakui UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity). Namun masih banyak masyarakat yang belum memiliki kebanggaan akan keragaman corak dan warna kain batik sebagai warisan budaya bangsa,” ucap Ketua Umum Yayasan Batik Jawa Barat, Sendy Dede Yusuf di sela Pameran Batik Jawa Barat “Batik Pesan Bergambar untuk Kehidupan”, pada Sabtu 5 Oktober 2019 di Museum Kota Bandung, Jalan Aceh Bandung.

Menurutnya, batik sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO, menyebutkan, hal tersebut menunjukan bahwa batik merupakan sebuah karya agung yang harus dijaga dan dilestarikan. Hampir semua kabupaten dan kota di Jawa Barat memiliki ragam corak khas batik yang memperkaya keanekaragaman motif batik Indonesia.

“Bahkan batik khas sejumlah daerah sudah dikenal secara nasional maupun internasional. Semisal batik-batik khas Indramayu dan Cirebon yang merupakan kawasan pesisir utara Jawa Barat yang dipengaruhi oleh budaya Cina,” pungkas Sendy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tangkapan Udang Rebon di Pangandaran Melimpah

Ming Okt 6 , 2019
Sejumlah nelayan tradisional sibuk membulak-balikan udang rebon hasil tangkapan di laut yang tengah dijemur di lapangan Katapang Doyong pantai timur Pangandaran. Saat ini di Pangandaran sedang musim ikan termasuk udang rebon. Sekali melaut, nelayan berhasil membawa udang rebon hasil tangkapannya hingga 5 ton-an beratnya. “Baru tadi malam dapat udang rebon […]
%d blogger menyukai ini: