Lima Pabrik Tekstil Terkena Sanksi Administratif

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung menerbitkan atau mengeluarkan sanksi administratif berupa paksaan pemerintah terhadap lima perusahaan tekstil di Kecamatan Majalaya, Solokanjeruk dan Arjasari Kabupaten Bandung, pada Senin 7 Oktober 2019.

Kelima perusahaan tekstil tersebut mendapatkan sanksi administratif berupa paksaan pemerintah itu, yakni PT HJ, PT TB, PT IP, di Jalan Raya Laswi Desa Biru Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung. Dua lagi, PT PSPM di Arjasari dan PT NPTM di Solokanjeruk.

Penerbitan sanksi administratif (pelanggaran teknis) berupa paksaan pemerintah yang sempat dibahas di Kantor DLH Kabupaten Bandung di Komplek Pemkab Bandung Soreang, Senin siang. Dalam penyerahkan sanksi administratif berupa paksaan pemerintah terhadap lima perusahaan itu, turut hadir dari jajaran Muspika Majalaya, selain perwakilan Satgas Citarum Harum Sektor 4/Majalaya dan pemerintahan desa setempat.

Kepala DLH Kabupaten Bandung H. Asep Kusumah pun menegaskan, sanksi administratif berupa paksaan pemerintah terhadap lima perusahaan tekstil, di antaranya terkait pembuangan limbah cair tak memenuhi baku mutu, izin lingkungan, polusi udara, tempat penyimpanan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) bukan di tempat yang ditemukan pemerintah cerobong asap dan persoalan lainnya.

Pelanggaran lainnya yang ditemukan di lapangan, menurutnya, berkaitan dengan pencemaran lingkungan yang disebabkan cerobong asap berdasarkan hasil investigasi di lapangan.

“Berbagai temuan persoalan lingkungan itu, selain berdasarkan hasil investigasi di lapangan, juga berawal dari pengaduan masyarakat,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

PM Belanda: Bahasa Indonesia dan Nasi Goreng Memiliki Makna Khusus

Sel Okt 8 , 2019
Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, menyebutkan, bahasa Indonesia memiliki makna khusus baginya. Hal tersebut disebabkan pengalaman kedua orang tuanya yang pernah menetap di Indonesia selama beberapa tahun sebelum dia lahir. “Bahasa Indonesia memiliki makna khusus bagi saya. Masa kecil saya dipenuhi dengan ekspresi-ekspresi dalam bahasa yang indah ini,” ucap Mark […]
%d blogger menyukai ini: