326 Wilayah di Jawa Barat Berstatus Desa Tertinggal

Bupati Bogor Ade Yasin mennyampaikan masih ada 45 desa yang berstatus tertinggal di wilayahnya. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengakui hal tersebut. Berapa sih jumlah desa tertinggal di Jabar?

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jabar Dedi Sopandi menyebutkan indikator desa ada lima, yakni sangat tertinggal, tertinggal, berkembang, maju, dan mandiri. Saat ini, desa sangat tertinggal dipastikan tak ada lagi.

Menurutnya, untuk status desa tertinggal pada 2018 tercatat 929 desa dan menurun jumlahnya menjadi 326 desa pada 2019. Khususnya di Kabupaten Bogor, sejauh ini terdapat 45 desa.

“Kalau kita jumlahkan, status desa tertinggal di Bogor 45, Jonggol ada, Jasinga, Parungpanjang, Tenjo, rata-rata itu desa perbatasan,” ungkapnya.

Pemprov Jabar saat ini menyiapkan strategi untuk menaikkan status desa tertinggal, baik di Bogor dan wilayah lain. Pihaknya mendorong pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah perbatasan.

“Sudah ada keberpihakan dari Pemprov Jabar, pertama tahun ini sudah digelontorkan Rp 3,7 miliar bantuan modal BUMDes di Bogor. Bantuan sarpras perbatasan 10 program yang hadir di desa tertinggal betonisasi Rp 3,4 miliar, keuangan bagi seluruh desa Bogor Rp 52,8 miliar,” ujar Dedi.

“Setelah menata desa perbatasan tahun ini, ini merupakan fondasi dasar yang kami akan terus merangkak dari perbatasan maju ke tengah. Ke depan, lompatan desa menjadi lebih maju signifikan,” lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemkot Bandung Keluarkan Perwal untuk Kurangi Sampah Plastik

Jum Okt 11 , 2019
Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung Nomor 17 Tahun 2012 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik, Pemerintah Kota Bandung telah dikeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 37 Tahun 2019 sebagai petunjuk pelaksanaan dan pedoman dalam upaya pengurangan penggunaan kantong plastik secara terukur. Wali Kota Bandung, Oded M Danial di Bandung, menganggap Perwali […]
%d blogger menyukai ini: