Bandung Pernah Jadi Kota Kawasan Kumuh Paling Luas

Bandung termasuk dalam daftar kota dengan kawasan kumuh yang luas, berdasarkan data Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Bandung sempat menjadi kota dengan kawasan kumuh paling luas.

Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung dari Fraksi Nasional Demokrat yang terdaftar sebagai salah seorang anggota pansus rancangan Peraturan Daerah tentang Penangan Kawasan Kumuh, Rendiana Awangga mengaku sedih atas kabar Bandung yang memiliki kawasan kumuh yang luas.

Rendiana yang akrab dengan panggilan Awang mengatakan, data Kotaku sempat mengemuka saat dalam rapat DPRD dengan Pemkot Bandung, beberapa waktu lalu. “Sangat menyedihkan saat mengetahui data Kotaku. Apalagi, baru saja ada rilis kajian Asian Development Bank yang tertuang dalam dokumen Asian Developmet Bank Outlook 2019, menunjukkan Bandung sebagai kota paling macet di Indonesia,” ucap Awang di Bandung.

DPRD bersama Pemkot Bandung tengah membahas rancangan Peraturan Daerah tentang perihal penanganan kawasan kumuh. Awang pun menyambut baik raperda itu, bagian bentuk kehendak politik (political will) Pemkot Bandung guna membenahi kawasan kumuh. “Hidup laik termasuk dalam hak azasi manusia, dijamin Undang-Undang Dasar. Penanganan kawasan kumuh perlu menjadi prioritas Pemkot Bandung,” ujar Awang.

Pemkot Bandung, ucap Agus, menjalankan berbagai upaya guna mengatasi kawasan kumuh sejak 2015. Kini, tinggal terdapat 717 hektare kawasan kumuh di Kota Bandung, tersebar di 112 kelurahan. “Untuk data terkini, belum tahu Bandung berada di perangkat berapa. Data terbaru peringkat luasan kawasan kumuh pada suatu kota belum ada‎,” kata Agus.

DPKP3 Kota Bandung menarget, 717 hektare kawasan kumuh yang masih ada saat ini bisa tuntas pada 2019. Andaikan masih tersisa, kami segera menyelesaikan pada 2020. “Kami menggenjot penuntasan kawasan kumuh pada 81 kelurahan dari Program Kotaku. Membarengi pelaksanaan program Kotaku, kami juga melancarkan berbagai program penataan kawasan kumuh dengan sumber APBD, di ataranya melalui PIPPK, Rutilahu. Agar persoalan kawasan kumuh segera tuntas, kami tengah mencari peluang dana CSR,” jelas Agus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Memasak Pasta, dengan Air Dingin atau Air Panas?

Sab Nov 9 , 2019
Warga Twitter sempat dihebohkan dengan cuitan seorang lelaki pemilik akun @drive45music yang berbicara tentang ulah pacarnya yang bodoh. Ia menyebutkan pacarnya sangat aneh karena memasak pasta dengan air dingin, baru kemudian dididihkan. Komentar dilayangkan oleh warganet Twitter sebanyak 268 ribu komentar pada unggahannya. Ada beberapa yang memberikan argumen setuju dengannya, […]
%d blogger menyukai ini: