Hutan Gunung Beser Kabupaten Sukabumi Kebakaran

Terjadi kebakaran di kawasan hutan Gunung Beser di Kampung Nyalindung, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, peristiwa tersebut sempat membuat panik ratusan warga yang berada tidak jauh dari titik lokasi api.

Warga masih belum mengetahui penyebab kebakaran. Warga baru mengetahui kebakaran setelah asap membumbung tinggi. Api sempat tidak terkendali seiring hembusan angin kencang menerjang lokasi kebakaran.

Api menjalar tak hanya dititik barat Gunung Beser yang berada diwilayah Nyalindung. Tapi sempat menyebrang ke titik timur di Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur. Diperkirakan lebih dari dua puluh hektar alang-alang yang berada tidak jauh dari hutan

“Kami sempat mengalami kesulitan untuk memadamkan api. Apalagi api menjalar cepat mendekati kawasan hutan lindung yang berada diwilayah Takokak,” kata Relawan Kecamatan Nyalindung, Mas Yadi.

Mas Yadi menyebutkan warga dibantu tentara dan petugas pemadam kebakaran sempat mengalami kesulitan saat akan memadamkan api. Embusan angin kencang menyebabkan kobaran api terus membesar.

Tiga unit pemadan kebakaran milik Pemkab Sukabumi dikerahkan untuk memadamkan api. Terutama di kawasan alang ilalang yang berada tidak jauh dari pemukim warga.

“Tiupan angin sangat kencang menyebabkan kobaran api sulit dikendalikan. Semak belukar yang kering mudahan habis hangus terbakar,. Kami berjibaku memadamkan api tidak menjalar kekawasan hutan lindung,” ucapnya.

Koordinator Pusat dan Pengendalian, BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna menyebutkan kobaran api yang berada dikawasan hutan Gunung Beser berhasil dipadamkan warga dibantu relawan dan tentara. “Kobaran api berhasil dipadamkan beberapa jam api diketahui warga,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sungai Cilamaya Tercemar Limbah, Pelaku Belum Juga Ditindak

Sen Nov 11 , 2019
Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat menuturkan Sungai Cilamaya tercemar limbah berdasarkan uji laboratorium. Namun, pemerintah belum juga menindak para pelaku pencemaran tersebut sampai saat ini. “Masih berproses. Kemarin ada rapat evaluasi hasil pemeriksaan laboratorium dengan mengundang kabupaten-kabupaten terkait, Kepolisian Daerah Jawa Barat dan lain-lainnya. Besok ada rapat juga di KLHK […]
%d blogger menyukai ini: