Dua Rumah Petak di Gang Irit Pasirlayung Terbakar

Kec. Cibeunying Kidul, ludes terbakar. Kejadian tersebut terjadi Selasa,12 November 2019, pukul 07. 25 WIB sempat membuat panik warga dikawasan padat tersebut.

“Tidak tahu persis bagaimana awalnya api kompor tiba-tiba membesar dan menyambar tubuh saya. Karena panik saya menyiramnya dengan air, tapi bukannya padam malam semakin membesar,” ucap Isah kepada petugas kepolisian Polsekta Padasuka, di lokasi kejadian.

Kobaran api semakin membesar dan mulai membakar atap membuat warga penghuni rumah petak kontrakan lainnya panik dan berusaha turut memadamkan. Namun karena api semakin membesar dan membakar rumah disamping rumah Isah yang dihuni Edi, penghuni lainnya langsung mengamankan barang berharga masing-masing.

Ada empat unit mobil pemadam kebaranan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung yang tiba di lokasi kejadian 10 menit kemudian langsung melakukan penanganan. Padatnya ruas jalan Jend. Ahmad Yani dan A.H. Nasution serta sempitnya gang sempat menyulitkan petugas.

Sebagai langkah antisipasi jajaran petugas kepolisian dan Dishub Kota Bandung dalam menangani arus lalu lintas, membuka jalan bagi mobil pemadam. Selama penanganan berlangsung arus lalu lintas dari arah PHH Mustafa dan Jend A. Yani dilakukan penutupan, hingga kemacetan arus lalu lintas tidak terelekan.

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung membutuhkan waktu tidak kurang dari 15 menit untuk mengatasi kobaran api dan melakukan pendinginan. “Dari 10 unit rumah petak kontrakan milik Marno, yang ludes terbakar bagian atapnya hanya rumah yang dihuni oleh Herman dan Edi, sementara delapan lainnya aman,” ungkap Junaedi, pengurus warga setempat.

Kerugian paska kebakaran yang melanda rumahnya, Herman mengaku belum menghitung berapa jumlah kerugian yang dideritanya. “Yang penting saya selamat dan istri hanya mengalami sedikit luka dibagian dada akibat sambaran api,” terang Herman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Konferensi Musik Indonesia 2019 di Bandung Diikuti Pembahasan Soal Gender

Kam Nov 21 , 2019
Musisi sekaligus penggagas Kami (Konferensi Musik Indonesia) Glenn Fredly menyebutkan, isu kesetaraan gender dalam industri musik akan dibahas bertahap setelah Konferensi Musik Indonesia kedua yang akan digelar di Bandung, 23 November 2019. Isu kesetaraan gender menjadi poin kelima dari 12 poin rencana aksi Kami 2018 di Ambon. Membahas mengenai menghendaki […]
%d blogger menyukai ini: