Zona Merah di Alun-Alun Cimahi Bagi PKL

Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di kawasan Alun-Alun Kota Cimahi tak diperbolehkan lagi berjualan di zona terlarang mulai 20 Desember 2019.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cimahi sudah melayangkan surat pada PKL yang berjualan di Jalan Djulaeha Karmita, Jalan Rio, dan di dalam Alun-Alun Cimahi terkait larangan tidak boleh lagi berjualan di kawasan tersebut.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Totong Solehudin menyebutkan, pemberian surat tersebut ialah Standar Operasional Prosedur (SOP) awal penertiban PKL.

Sembari menunggu penertiban PKL, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Koperasi UMK dan Perindustrian (Disdagkoperin) menyiapkan tempat relokasi yang dibagi dalam dua zona, yakni zona hijau dan zona kuning.

Zona hijau sendiri merupakan zona bebas berjualan untuk PKL yang disiapkan oleh pemerintah. Sedangkan zona kuning yakni zona yang tadinya terlarang, namun jadi boleh pada waktu tertentu.

Penertiban yang dilakukan difokuskan terlebih dahulu untuk PKL yang ada di kawasan Alun-Alun Kota Cimahi. Termasuk juga dengan penertiban parkir yang melanggar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Desa Wisata 'Balik Ka Bumi'

Ming Des 15 , 2019
Pemkab Sukabumi telah memperkenalkan desa wisata berkonsep pelestarian alam. Desa wisata dengan konsep ‘Balik Ka Bumi” guna pemberdayaan potensi sumberdaya alam untuk kesejahteraan masyarakat. Bupati Sukabumi Marwan Hamami menyebut konsep “balik ka bumi” mempunyai arti luas tak hanya sekedar kembali ke alam salah satunya adalah upaya pemberdayaan masyarakat sebagai komunitas […]
%d blogger menyukai ini: