Pendapatan PKL Cicadas Alami Penurunan

PKL Cicadas Kota Bandung saat ini sedang mengalami berbagai perubahan setelah ditata oleh Pemkot Bandung. Salah satunya tempat berjualan yang lebih rapi dan nyaman dibandingkan sebelumnya.

PKL yang berjualan tas, Daday Mahdar mengungkapkan, ia mengalami penurunan pendapatan.

“Sekarang turunnya sekitar 80 persen. Tidak seperti dahulu pendapatannya. Setelah ditata jadi sepi sekali. Memang enak seperti ini, tetapi bagi yang lewat merasa panas. Awalnya ada tutupnya, ada terpal. Kalau sekarang banyak yang bilang mau ke Cicadas itu malas, panas,” ujarnya.

Daday mengatakan, tak adanya terpal belum tentu menjadi penyebab penurunan pendapatan. Tetapi, bisa juga dipengaruhi oleh keadaan ekonomi yang mungkin sedang dalam kondisi buruk.

Seorang PKL yang berjualan sweater, Dedi menyebutkan penurunan omzet yang dialaminya. Menurutnya, penurunan omzet ini bukan disebabkan oleh adanya penataan PKL.

Sedangkan Daday dan Dedi, seorang PKL yang berjualan aksesoris handphone, Albizen mengungkapkan, ia tidak mengalami penurunan pendapatan.

Beberapa pembeli pun mengungkapkan, setelah dilakukan penataan, kawasan PKL Cicadas ini menjadi lebih bagus daripada sebelumnya. Seperti diungkapkan Elis dan Iqbal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mesin Parkir Elektronik Kota Bandung Rusak akibat Vandalisme

Sel Jan 14 , 2020
Kondisi mesin parkir menjadi faktor penyebab pemanfaatan belum maksimal dan akan mempengaruhi capaian retribusi parkir Kota Bandung. Sekitar 40 dari 445 mesin parkir elektronik rusak, memerlukan penanganan mendesak. Sisa jumlah mesin pakir lainnya pun berkondisi tak prima, memerlukan adanya perawatan. Kepala BLUD Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Nasrul Hasani menyebutkan, praktik vandalismemenyebabkan beberapa mesin […]
%d blogger menyukai ini: