Mesin Parkir Elektronik Kota Bandung Rusak akibat Vandalisme

Kondisi mesin parkir menjadi faktor penyebab pemanfaatan belum maksimal dan akan mempengaruhi capaian retribusi parkir Kota Bandung.

Sekitar 40 dari 445 mesin parkir elektronik rusak, memerlukan penanganan mendesak.

Sisa jumlah mesin pakir lainnya pun berkondisi tak prima, memerlukan adanya perawatan.

Kepala BLUD Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Nasrul Hasani menyebutkan, praktik vandalismemenyebabkan beberapa mesin parkirelektronik rusak.

Sekitar baterasi pada sekitar 40 mesin parkir, ucap Nasrul, berkondisi sangat lemah. Pihaknya segera mengganti baterai sejumlah mesin parkir tersebut. Kondisi sejumlah mesin parkir lain juga sudah tak prima.

Memiliki persoalan yang sama yakni terdapat pada bagian baterai. Semula, periode isi ulang baterai tiap 2-3 bulan. Kini, baterai perlu pengisian ulang mesti tiap satu pekan.

BLUD Perpakiran terbentuk sejak 2 Januari 2020, pengubahan dari UPT. Pengubahan itu termasuk langkah percepatan pengoptimalan mesin parkir sekaligus menggenjot penerimaan retribusi (parkir).

Saat ini, BLUD Perpakiran tengah mengadakan rekrutmen tenaga kerja, bagian bentuk langkah penguatan atas pengawasan penggunaan mesin parkir.

Pihaknya pun akan berupaya mengejar target pada 2020 , walaupun dalam pelaksanaan merupakan hal berat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Prakiraan Cuaca: 14 Januari 2020, Kota Bandung dari Pagi hingga Malam Cerah Berawan

Sel Jan 14 , 2020
Prakiraan cuaca Selasa, 14 Januari 2020. Pagi pukul 07.00 WIB sampai malam hari pukul 19.00 WIB, Kota Bandung diprakirakan akan cerah berawan dengan suhu udara 22-28 derajat celcius. Kelembapan udara berada pada angka 75 persen pada pukul 07.00 WIB dengan kecepatan angin 10 km/jam. Pukul 13.00 WIB kelembapan udara menurun drastis hingga angka 55 […]
%d blogger menyukai ini: