Target Pajak Tak Tercapai, Banyak Konsumen Telat Bayar Listrik

Banyaknya konsumen telat dalam melunasi tagihan listrik berdampak pada setoran pajakpenerangan jalan (PPJ) ke kas daerah. Masyarakat dihimbau melunasi tagihan penggunaan listrik sesuai tempo agar setoran pajak ikut lancar berkontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD) Kota Cimahi.

Tahun 2019, PLN menyetor PPJ sebesar Rp 41.146.943.453. Jumlah tersebut tidak mencapai target PAD yang ditetapkan Pemkot Cimahi sebesar Rp 42.126.983.890.

Jumlah pelanggan PLN di Kota Cimahi tercatat hingga Desember 2019 mencapai 86.103 sambungan, dengan rincian kategori sosial 1.531 pelanggan, rumah tangga 80.091 pelanggan, bisnis 2.533 pelanggan, industri 406 pelanggan dan pemerintahan 1.542 pelanggan.

Tak semua pelanggan ditarik PPJ, diantaranya pelanggan sosial seperti sekolah, tempat ibadah, dan kantor pemerintahan. Untuk besaran pajaknya, kata Fifi, tergantung kebijakan dari pemerintah setempat.

Sabaiknya pelanggan patuh dalam membayar listrik, PLN bersama Pemkot Cimahi terus berkoordinasi untuk melakukan edukasi dan imbauan terhadap masyarakat.

PLN UP3 Cimahi mengimbau, jatuh tempo pembayaran listrik adalah tanggal 20 setiap bulan. Sanksi terhadap pelanggan yang telat bayar mulai dari pemutusan Miniature Circuit Breaker (MCB) jika menunggak selama satu bulan, yakni bulan H tetapi lewat tanggal 20.
Kemudian ada juga pemutusan sementara bongkar Alat Pengukur dan Pembatas (APP), yakni KWH meter dan MCB atau diputus dari tiang migrasi ke meter pulsa apabila tunggakan selama dua bulan yakni bulan H+1 meskipun belum lewat tanggal 20.

Jika tunggakan lebih dari dua bulan (lewat tanggal 20), maka sanksinya pembongkaran rampung APP (KWH meter+MCB) dan kabel. Artinya, langganan pun dihentikan oleh PLN.

Sebelum jatuh tempo, Fifi menyebutkan, bahwa pihaknya kerap memberikan informasi terhadap pelanggan agar segera melakukan pembayaran. Termasuk nominal yang harus dibayarkan setiap bulannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Banjir Bandang di Jember, Karena Kebakaran Hutan di Gunung Argopuro

Ming Feb 2 , 2020
Banjir Bandang kembali terjadi di wilayah Provinsi Jawa Timur. Setelah sebelumnya, wilayah Bondowoso diterjang banjir bandang, peristiwa yang sama terjadi di Kabupaten Jember pada Sabtu sore, 1 Februari 2020. Hujan yang cukup tinggi menyebabkan volume Sungai Kalijompo naik drastis hingga terjadi banjir bandang sekitar pukul 15.30 sore. Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi menerima […]
%d blogger menyukai ini: