100-an Bangunan di KBU Terindikasi Melanggar Tata Ruang

Dua proyek besar di Kawasan Bandung Utara, Pramestha dan The Great Asia Africa, melanggar.

Sedikitnya 100-an bangunan di KBU terindikasi melanggar pemanfaatan tata ruang wilayah.

Bangunan-bangunan tersebut ialah data dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR), yang akan diaudit oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah kota kabupaten terkait tahun ini

Selain dari Kementerian ATR, pemerintah provinsi Jawa Barat memiliki sejumlah data bangunan yang juga disinyalir melanggar pemanfaatan ruang KBU sehingga jumlanya bisa lebih dari 100 bangunan. 

Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang  (BMPR) Jawa Barat Bobby Subroto menyebutkan, bangunan-bangunan yang melanggar kaidah tata ruang KBU tersebut mayoritas bangunan komersial.

Pihaknya akan melakukan konfirmasi dengan kota kabupaten terkait guna mematangkan data tersebut.

Dari data 100 bangunan ini , menurut Boby, belum termasuk yang di data provinsi, penyimpangan untuk wilayah DAS Citarum dan KBU. 

Pihaknya ingin identifikasi bahwa tak semua yang namanya pelanggaran ini berdampak pada lingkungan.

Pihaknya sudah mencoba membuat tipologi berbicara soal KBU.

Ia menambahkan, pihaknya terus fokus pada bangunan di wilayah sesar Lembang, faktor yang perlu diselamatkan karena faktor dari segi kebencanaannya.

Tak hanya, di wilayah Bosscha dan Tahura Djuanda. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jawa Barat Dapatkan Predikat A untuk SAKIP

Sel Feb 11 , 2020
Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendapatkan predikat “A” untuk laporan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2019. Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, didelegasikan menghadiri Penyerahan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota Wilayah I (Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Riau, Kepulauan Bangka belitung, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, […]
%d blogger menyukai ini: