Masjid Salman ITB Lockdown Mulai Menyusul 12 Kader Berkontak dengan Pemateri Positif Corona

Masjid Salman ITB (Institut Teknologi Bandung), di Jalan Ganeca, untuk sementara waktu menutup seluruh akses mulai Sabtu, 23 Maret 2020.

Penutupan tersebut menyusul adanya 12 kader, yang berstatus Kontak dengan Risiko Tinggi, di masjid tersebut.

Berdasarkan informasi Masjid Salman ITB lockdown, dari Surat Keputusan Tim Satgas Covid-19 YPM Salman ITB bernomor 012/S.1/YPM-D100/VII-1441.

Dalam poin MENIMBANG, disebutkan, bahwa terjadi kondisi potensi persebaran virus di kompleks Masjid Salman ITB, Berstatus Kontak dengan Risiko Tinggi.

…yang berinteraksi pada Sabu 14 Maret 2020 dengan person yang terbukti positif COVID-19(terkonfirmasi hasil tes lab pada Rabu 18 Maret 2020).

Informasi positifnya salah satu orang tersebut, ditulis dalam surat baru diperoleh 20 Maret 2020.

Kemudian isolasi mandiri ke-12 orang, termasuk satu orang di asrama putri Salman ITB, baru dilakukan sehari setelahnya.

“…Selama rentang waktu antara interaksi dan isolasi, sangat dimungkinkan terjadi persebaran virus COVID-19 di lingkungan masjid…”

Bahwa masa inkubasi antara 0-24 hari, pengurus menimbang, penyebaran bisa saja terjadi tanpa menunjukkan adanya gejala.

Poin tersebut MEMUTUSKAN, “Menutup (lockdown) semua akses ke Kompleks Masjid Salman ITB selama 14 hari ke depan mulai 21 Maret 2020 pkl. 23.59 WIB…”

Masjid Salman ITB mengambil sikap dalam upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 lebih lanjut.

Sebelumnya pada hari Jumat, Masjid Salman ITB telah meniadakan salat jumat untuk sementara hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Cegah Penularan COVID-19, Pemprov Jabar Bagikan Satu Juta Masker

Sen Mar 23 , 2020
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) akan membagikan hampir satu juta masker kepada masyarakat guna mencegah penularan pandemi global COVID-19 mulai Senin, 23 Maret tetapnya hari ini. Untuk tahap pertama pembagian sejuta masker oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jabar ini diprioritaskan bagi masyarakat menengah ke bawah yang sakit atau memiliki gejala […]
%d blogger menyukai ini: