Dinkes Kota Bandung Akan Dapat 1.763 Alat Tes Covid-19

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung sudah menerima 1.000 alat tes massal cepat (rapid test) coronavirus disease 2019 (Covid-19) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Jajaran Dinkes Kota Bandung mendistribusikan sejumlah alat tes ke puskesmas-puskemas yang terdapat orang dalam pemantauan (ODP) di lingkungannya. Dinkes Kota Bandung bakal beroleh 1.763 alat tes lagi dari Pemprov Jawa Barat

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita menyebutkan, berlaku klasterisasi kepada tiap-tiap individu yang perlu mengikut rapid test. Tenaga kesehatan, dan ODP menjadi prioritas kelompok yang mengikuti tes. Individu yang pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 juga termasuk dalam daftar prioritas.

“Tak semua harus mengikuti rapid test. Sesuai arahan Gubernur Jawa Barat beserta Wali Kota Bandung, tenaga kesehatan, ODP, dan individu yang pernah kontak dengan pasien positif Covid-19,” ucap Rita.

Ia mengatakan, ada masyarakat dengan jumlah banyak meminta agar dapat mengikuti rapid test. Sejumlah masyarakat tersebut berkondisi sehat, dan tak memiliki riwayat kontak dengan pasien positif Covid-19.

Masyarakat yang termasuk kedalam kelompok itu sebatas perlu menjaga imunitas beserta kondisi tubuh tetap sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Mengenai teknis pendistribusian alat tes, Rita menyebutkan, menyerahkan ke tiap-tiap Puskesmas. Hal yang utama adalah tenaga kesehatan perlu lebih dulu mengikuti tes.

“Teknis distribusi, bisa petugas kesehatan yang mendatang mendatangi ODP secara door to door, atau mengundang (ODP) ke Puskesmas dengan mempertimbangkan berikut memerhatikan keamanan,” terang Rita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemprov Jabar Fungsikan Ratusan Kamar jadi Tempat Isolasi Mandiri ODP-PDP Corona

Sen Mar 30 , 2020
Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memfungsikan salah satu fasilitas milik Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) sebagai Pusat Isolasi Mandiri virus Corona atau Covid-19. Ratusan kamar atau ruang isolasi saat ini tersedia di tempat tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar Berli Hamdani menyebutkan, Pusat Isolasi Mandiri Covid-19 dibuat sebagai langkah […]
%d blogger menyukai ini: