Mudik Dilarang, Polda Jabar: Semuanya Kembali untuk Masyarakat

Polisi dilibatkan dalam menjaring Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang disinyalir datang dari wilayah episentrum virus Corona ke Jawa Barat. Hal tesebut, tertuang dalam lima poin maklumat yang disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Jumat (28/3).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga menyebutkan kepolisian dan pemerintah provinsi sudah berkoordinasi untuk mencegah arus mudik warga dari daerah episentrum Corona ke Jawa Barat.

“Teknis pelaksanaannya sedang kita rumuskan dan akan kita sampaikan nanti, tapi kita tetap berdasar (arahan) dari Polri berikut aturan hukumnya,” ucap Erlangga.

Mudik memang menjadi ritual yang khas saat menjelang hari raya Idul Fitri. Tetapi, kata Erlangga, demi kebaikan bersama, ritual tersebut harus bisa ditunda terlebih dahulu.

“Mudik itu memang sudah menjadi budaya, itu yang akan kita antisipasi,” ungkapnya.

Erlangga menambahkan, pihak kepolisian sudah melakukan langkah proaktif dengan memberikan sosialisasi berikut pembubaran kerumunan. “Semuanya kembali untuk keamanan masyarakat,” terang Erlangga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dinkes Kota Bandung Akan Dapat 1.763 Alat Tes Covid-19

Ming Mar 29 , 2020
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung sudah menerima 1.000 alat tes massal cepat (rapid test) coronavirus disease 2019 (Covid-19) dari Pemerintah Provinsi┬áJawa Barat. Jajaran Dinkes Kota Bandung mendistribusikan sejumlah alat tes ke puskesmas-puskemas yang terdapat orang dalam pemantauan (ODP) di lingkungannya. Dinkes Kota Bandung bakal beroleh 1.763 alat tes lagi dari […]
%d blogger menyukai ini: