Pemkot Bandung Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Corona

Pemerintah Kota Bandung tengah bersiap menyalurkan sejumlah bantuan yang akan diberikan kepada warga terdampak COVID-19.

Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Bandung Ema Sumarna menyebutkan, jika pola pemberian bantuan berbeda dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yang mencampur antara bantuan barang dan uang. Sedangkan, Pemkot Kota Bandung akan memilih untuk menyalurkan bantuan dalam bentuk uang tunai.

“Kalau Bandung di rapat terbatas kita sudah sepakat pola bantuannya dalam bentuk uang,” ucap Ema.

Pihaknya masih belum menentukan dan akan dibicarakan nanti. Pasalnya perlu perhitungan betul dengan tingkat kemampuan keuangan.

“Memang pernah kita bicarakan dengan Dewan yang terhormat di forum dengan angka Rp 500 ribu itu istilah non DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) perhitungan kita 98 ribu,” ungkapnya.

Ia menyampailan, fakta yang ada di lapangan untuk non DTKS ada sekitar 156 ribu lebih warga yang terkena dampak. “Ini kalau dikonversi, dikalikan dengan uang yang kita bicarakan. Kemudian selama tiga bulan ke depan dikomulatifkan, ini sangat luar biasa,” ujar Ema.

fakta yang ada di lapangan untuk non DTKS ada sekitar 156 ribu lebih warga yang terkena dampak. “Ini kalau dikonversi, dikalikan dengan uang yang kita bicarakan. Kemudian selama tiga bulan ke depan dikomulatifkan, ini sangat luar biasa,” lanjutnya.

Ia pun menuturkan, ada total anggaran yang diprediksi mengalami perubahan. “Yang tadinya kita siapkan Rp 218 miliar, dari dana yang disiapkan Rp 298 miliar dikurangi Rp 75 miliar untuk kebutuhan tenaga kesehatan dan Rp 5 miliar untuk operasional Gugus Tugas. Dengan data tambahan ini sangat luar biasa. Kami harus mencari selisih sekitar Rp 101 miliar,” tambah Ema.

Pihaknya juga bekerjasama dengan PT Pos seperti penyaluran dana BLT. Tetapi, yang membedakan nanti PT Pos yang menghubungi warga dan diberi jadwal untuk datang guna mengambil dana bantuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemkot Bandung Bentuk Tim Independen guna Data Warga yang Berhak Terima Bantuan

Kam Apr 16 , 2020
Pemerintah Kota Bandung memerlukan pembentukan timindependen guna mendata masyarakat yang berhak mendapat bantuan jaring pengaman sosial. Dengan pendataan oleh timindependen, pemberian bantuan diharapkan dapat tepat sasaran. “Data awal di RTRW compang camping, bisa ada warga penerima bantuan yang saudaranya RTRW. Oleh karena itu, perlu pendataan ulang oleh timindependen,” ucap Pengamat Kebijakan Publik Yogi Suprayogi Sugandi, dilansir dari laman Pikiran Rakyat. Tim independen pun merumuskan kriteria […]
%d blogger menyukai ini: