Baznas Tanggap Bencana (BTB), Lakukan Penyemprotan Disinfekatan di Gedung DPRD Kabupaten Bandung

Lima relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Bandung telah melakukan sterisasi semua ruangan DPRD Kabupaten Bandung. Hal ini dilakukan untuk menghambat penyebaran virus Corona yang makin mewabah di Indonesia.

Menurut Komandan BTB Kabupaten Bandung, Ade Nurdiansyah, pihaknya sejak pertengahan Maret lalu telah melakukan disinfektan ke berbagai instansi pemerintah, masjid maupun lembaga pendidikan. “Hal ini sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus Corona di Kabupaten Bandung,” ungkapnya.

Baznas ingin menyampaikan amanah berupa zakat, infak maupun sedekah yang sudah diberikan para ASN, wakil rakyat maupun masyarakat kepada Baznas. “Bukan hanya disinfektan, namun kami juga memberikan paket sembako, multivitamin, masker, dan  pendidikan cara hidup bersih,” ungkapnya.

Tak hanya dengan melakukan sterilisasi dan penyemprotan di area perkantoran Gedung DPRD, pada hari yang sama juga dilakukan hal serupa untuk  Mesjid Al-Fathu dan beberapa area fasilitas umum lainnya. “Sekaligus membagikan masker, handsanitizer dan multivitamin bagi pedagang kecil yang biasa berjualan di sekitar Komplek Pemkab Bandung,” terangnya.

Dalam rapat kerja Komisi D DPRD Kabupaten Bandung dengan Baznas dan MUI Kabupaten Bandung, belum lama ini, Komisi D mendorong bupati membuat surat edaran terhadap ASN,  Camat, dan pemerintah desa untuk mensukseskan  program sejuta muzaki.

Dengan melalui laporan keuangan yang rutin akan terlihat  akuntable dalam penerimaan dan penyaluran dana umat. “Bukan hanya potensi zakat dari ASN, namun juga perusahaan daerah  dan pengusaha yang ikut proyek pemerintah melalui instruksi bupati,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jelang Ramadan, Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Induk Gedebage Terbilang Aman

Rab Apr 22 , 2020
Bersiap hadapi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sekaligus Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriah, Kepala Pasar Induk Gedebage M Rizal Faisal menyebutkan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) terbilang cukup aman.  Ia menyebutkan, jika pihaknya telah memberlakukan layanan online di pasar tradisional tersebut sejak 6 April 2020 lalu dan animo masyarakat terhadap […]
%d blogger menyukai ini: