New Normal di Jawa Barat Akan Mulai 1 Juni 2020

Provinsi Jawa Barat telah bersiap menghadapi fase new normal. Fase tersebut nantinya akan mulai berlaku mulai Senin 1 Juni 2020 mendatang.

“Ya kita akan mulai kurang lebih di hari Senin, jadi hari Rabu ini sampai Minggu kita sosialisasi,” ujar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung.

Ia menyebutkan, Jawa Barat menjadi salah satu provinsi yang diizinkan pemerintah pusat memberlakukan new normal. Karena ia mengklaim angka reproduksi COVID-19 di Jabar dapat terkendali.

“Per hari ini angka reproduksi COVID-19 kita di angka 1,09 dalam standar WHO angka satu itu bisa dianggap terkendali, makin kecil di nol koma lebih baik. Nah kita akan fokus menjaga ini selama 14 hari ke depan. Jadi sudah satu Minggu rasionya di angka satu dan mudah-mudahan satu Minggu lagi tetap di angka satu sehingga bisa dalam kategori terkendali. Itulah kenapa ada empat provinsi yang diizinkan oleh pemerintah pusat untuk melakukan persiapan new normal, satu Sumatera Barat, dua Jabar, DKI dan Gorontalo nah kemudian ada 25 kota. Kalau Jabar semuanya, kalau provinsi yang di luar empat diatur berdasarkan situasi,” ujar Kang Emil.

New normal di Jabar, Kang Emil mengatakan, bahwa sejumlah aktivitas perekonomian mulai dari toko dan mal bisa beroperasi. Tetapi, pertokoan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

New normal di Jabar sendiri, menurutnya, dilakukan berdasarkan peta level kewaspadaan di tingkat kelurahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

New Normal, Benarkah Salat Jumat dan Berjamaah Bisa di Masjid?

Jum Mei 29 , 2020
Plt Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jabar H.A. Handiman Romdony menyebutkan akan ada peluang diperbolehkannya salat lima waktu secara berjamaah dan salat Jumat di masjid pada era new normal. Namun, pelaksanaan ibadah ini tetap harus memerhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Handiman mengatakan, jika umat beragama merindukan beribadah di tempat ibadahnya masing-masing. […]
%d blogger menyukai ini: